10 Cara Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak

Kemudian anak yang berusia 3-5 tahun diperlukan setidaknya three jam aktivitas fisik dalam sehari. Tapi, ada minimal 1 jam anak melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat, sehingga banyak berkeringat. Untuk menghindari konten-konten yang tidak sesuai, Bunda sangat perlu untuk selalu mengawasi atau bahkan menemani anak memakai gadget. Jangan terbiasa membiarkan anak sibuk sendiri dengan gadgetnya.

Jadi memberikan pengertian kepada anak akan teknologi juga memberikan tantangan tersendiri. Apabila kondisi ini dibiarkan, maka bisa menganggu aktivitas sehari-hari pada anak. Sambil berjalan-jalan di kebun binatang, kamu bisa membantunya menyebutkan nama-nama binatang yang ia lihat. Dengan melihat wujud binatangnya secara langsung akan memudahkan anak untuk menghafal berbagai kosa kata dan nama-nama binatang. Jika anak sudah bisa membaca, maka ia bisa membaca berbagai informasi yang tertulis di tiap sudut kebun binatang yang menjelaskan tentang hewan tersebut.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Menurut penelitian yang dilakukan di Bristol University pada 2010, kecanduan gadget dapat menyebabkan kesehatan psychological anak terganggu. Terlalu lama bermain gadget akan meningkatkan risiko psikosis, gangguan kecemasan, bipolar, kurang fokus, dan masalah perilaku lainnya. Apalagi ketika mengetahui sang anak menangis maupun merengek meminta bermain gadget, sebagai orang tua juga harus tegas untuk tidak luluh hatinya. Orangtua harus lebih banyak bicara tatap muka atau mengobrol secara langsung dengan anak. Bisa bertukar pikiran dan membatasi waktu penggunaan gadget yang dilaksanakan secara konsisten.

30 menit sehabis makan siang atau sebelum tidur siang, dan 30 menit lagi setelah mandi sore. Meskipun terdengar ekstrim, namun cara itu merupakan upaya menghentikan anak bermain gadget. Jelaskan pada anak bahwa kecanduan gadget akan berisiko terjadinya sakit mata jika ia lebih sering duduk untuk menatap gadget-nya dan jarang bermain ke luar rumah. Selain itu, Mama juga bisa menjelaskan bahwa penggunaan gadget dan web menjadi tempat yang berbahaya, terlebih saat ia bermain media sosial. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun telah akrab sejak dini dengan penggunaan gadget.

Ia juga menambahkan, dalam liburan, di satu sisi anak merasa senang karena bisa berkumpul dengan keluarga. Namun seringnya, karena liburanya lama, anak-anak tidak produktif dan kecanduan gadget. Bagaimana kalau di awal recreation, semua musuh, jebakan dan bonus yang akan ditemui pemain dijelaskan secara detail? Tentu anak tidak akan penasaran apa lagi yang akan ditemuinya ketika bermain. Faktor kejutan, baik dari segi konten maupun dari segi waktu kemunculan, menjadi salah satu penyebab anak terdorong menggunakangadgetterus menerus.

Anda dapat mengikuti les menari, renang, kelas musik ataupun aktivitas menarik lainnya yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Bagaimanapun juga, mendidik anak zaman sekarang atau lebih beken disebut digital parenting memberi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Seperti yang dikatakan Ainun Chomsun, pemerhati literasi digital sekaligus founder Akademi Berbagi, akibat dari perkembangan teknologi, zaman sudah berubah tidak seperti dulu lagi. Jika langkah-langkah di atas tidak memberikan efek yang maksimal.

Anak tersebut kecanduan menonton video porno, bahkan ia pernah memergoki anak tersebut menggambar hal tidak senonoh ketika sedang di dalam kelas. Kendati demikian, orang tua pun harus disiplin dengan tidak melanggar jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. Secara sederhana, dengan memegang ponsel pintar, anak-anak mudah diam dan tak bertingkah macam-macam. Orang tua yang sibuk dapat melakukan pekerjaannya tanpa terganggu. Tidak menaruh TV, komputer, dan perangkat gadget lainnya di kamar Si Kecil. Beritajatim.com adalah media on-line berbasis di Surabaya dan fokus untuk wilayah Jawa Timur.